Energipos.com/Bioenergi/Bisnis

shadow

Ini Usulan Achdiat Atmawinata Agar Biofuel Berhasil

ENERGIPOS.COM, JAKARTA--Agar pengembangan biofuel berhasil, Anggota Dewan Energi Nasional (DEN) Achdiat Atmawinata mengusulkan dilakukan budidaya komoditi bahan baku (feedstock) secara masif. Sehingga mencapai skala usaha yang ekonomis dan berkesinambungan.

"Kuncinya adalah melakukan budidaya komoditi (sebagai bahan baku biofuel-red) secara masih dan istiqomah atau konsisten," papar Achdiat Atmawinata kepada ENERGIPOS, Kamis (9/7/2015) di Jakarta. Strategi ini terbukti sukses dilakukan Brasil dan Thailand.

Menurut Achdiat, sekitar 60 persen kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) di Brasil saat ini dipenuhi oleh bioethanol dari tanaman tebu. Negara Amerika Latin itu saat ini memiliki sekitar 11 juta hektar tanaman tebu dengan 400 pabrik gula yang bertugas memproduksi bioethanol selain gula.

"Brasil menghadapi fluktuasi harga minyak mentah dunia melalui mekanisme pengaturan harga untuk mengamankan pengembangan bioethanol," papar Achdiat Atmawinata. Bahkan program ini tak berubah atau tetap menjadi prioritas meski presiden atau kepemimpinan di Brasil berganti.

Hasilnya, negara yang dilewati sungai Amazon ini mendulang sukses sebagai produsen utama bioethanol dunia. Bahkan, perekonomian Brasil juga tetap aman atau tak terpengaruh oleh gonjang-ganjing harga minyak mentah dunia. Ini berkat konsumsi BBM tak bergantung pada minyak mentah (crude oil).

"Jadi kalau kita ingin berhasil mengembangkan biofuel maka tiru Brasil atau Thailand yaitu mengembangkan komoditi secara masif dan konsisten," papar Achdiat yang beberapa kali ke Brasil dan Thailand guna mempelajari pengembangan biofuel.(mt)

Baca Juga