Energipos.com/Bioenergi/Bisnis

shadow

Secara Tidak langsung, Biodiesel Disubsidi Pemerintah

ENERGIPOS.COM, JAKARTA-Meskipun tidak menganggarkan dalam APBN subsidi untuk biofuel,  Pemerintah memberikan subsidi secara tidak langsung karena penerimaan negara yang harusnya didapatkan dari bea keluar  berkurang dan dialihkan ke BLU Sawit. Demikian disampaikan Menteri Keuangan, Bambang Brojonegoro, dalam Dialog Energi Dewan Energi Nasional, Kamis (17/9).  Hal ini disampaikan Menteri Keuangan menanggapi permintaan dari pelaku usaha biodiesel agar tidak hanya swasta yang diminta untuk membantu pengembangan biodiesel melalui pajak ekspor tetapi Pemerintah sebaiknya juga tetap menganggarkan dalam APBN. “Pemerintah kehilangan penerimaan atau revenue sekitar Rp. 40 triliun dari bea keluar CPO yang dialihkan ke dana Badan Layanan Umum Sawit (BLU Sawit), bahkan apabila harga sawit lewat USD 650/ton, threshold terendah, atau lebih tinggi lagi, Pemerintah tidak akan menikmati Rp. 40 triliun murni, akan terima paling sekitar  Rp. 5-10 triliun, sisanya (Rp. 30 triliun) kan tetap untuk BLU Sawit untuk biodiesel” jelas Bambang. Bambang menyampaikan bahwa ide BLU Sawit  untuk produk CPO ini sesungguhnya berasal dari pengusaha untuk membantu pengembangan  biodiesel. Apabila konsumsi biodiesel dalam negeri meningkat sudah pasti akan memperbaiki permintaan CPO sehingga harga CPO akan naik. Menteri meminta kalangan pengusaha melihat hal ini secara lebih komprehensif (bh). 

Baca Juga